15 Ramadhan Tahun Ini Akan Kiamat, Benarkah? Gus Miftah : 'Terpenting Siapkan Bekal!'

15 Ramadhan Tahun Ini Akan Kiamat, Benarkah? Gus Miftah : ‘Terpenting Siapkan Bekal!’

Posted on
Loading...

Wabah corona, masjid- masjid di semua arah beberapa besar kosong, Ka’ ampuh serta Masjidil Tabu digembok. Ibadah umrah serta haji ditiadakan. Merupakan situasi kurang baik untuk pemeluk Islam. Hati pemeluk Islam merintih serta meratap. Risau. Telah sedemikian itu, terdapat ajengan yang mengantarkan berita lebih ngeri dari seluruh itu: akhir zaman hendak terjalin pada 15 Ramadhan tahun ini. Catatan ini lumayan viral saat sebelum Ramadhan kemudian.

Penjaga Pondok Madrasah Ora Aji, KH Miftah Maulana Habiburrahman ataupun yang terkenal terpanggil Gus Miftah berterus terang menemukan banyak persoalan sekeliling pertanyaan itu. Pada pengajian online di IG [email protected], Jumat kemudian, Kyai nyetrik ini pula menemukan persoalan yang serupa.“ Bener tidak Gus, akhir zaman hendak terjalin 15 Ramadhan tahun ini?” pertanyaan partisipan.

Loading...

Gus Miftah kembali menerangkan, kalau akhir zaman telah tentu hendak terjalin, tetapi pertanyaan bila waktunya, cuma Allah yang ketahui.

Apakah betul terjalin 15 Ramadhan esok, kita amati saja esok. Pada bertepatan pada itu kita adakan pengajian lagi seperti demikian ini. Jadi jika akhir zaman betul- betul terjalin pada hari itu, kita hening. Kita lagi beribadah kala hari akhir itu tiba,” ucap Gus Miftah sungguh- sungguh.

Bagi Gus Miftah, dikala ini yang sangat berarti merupakan mengakulasi bekal buat mengalami akhir zaman.

“ Taubat serta memperbanyak kebaikan alim alhasil kita memiliki bekal,” tuturnya.

Ad- Dukhan

Dalam Al Qur’ an pesan Ad Dukhan bagian 10 hingga 15 melaporkan mengenai salah satu insiden di akhir era ialah timbulnya angkatan Ad dukhan. Allah Ta’ versi berkata:

فَارْتَقِبْيَوْمَتَأْتِيالسَّمَاءُبِدُخَانٍمُبِينٍيَغْشَىالنَّاسَهَذَاعَذَابٌأَلِيمٌ

Hingga tunggulah hari kala langit bawa dukhan( awan) yang jelas, yang mencakup orang. Inilah hukuman yang perih( QS. Angkatan Ad Dukhan bagian 10– 11).

Al pemimpin Al Qurthubi dalam Tafsir- nya menarangkan mengenai arti Ad dukhan dalam bagian ini. Baginya, arti Ad dukhan terdapat 3 opini.

Awal, Ad Dukhan merupakan salah satu ciri hari akhir zaman yang belum terjalin. Di antara yang beranggapan begitu merupakan Ali, Ibnu Abbas, Ibnu‘ Amr, Abu Hurairah, Zaid bin Ali, Al Hasan serta Ibnu Abi Mulaikah.

Kedua, Ad Dukhan merupakan imajinasi yang mengenai kalangan Quraisy kala mereka hadapi kelaparan ekstrim atas berkah Rasul Shallallahu’ alaihi Wasallam. Alhasil banyak orang kala itu semacam memandang dukhan( asap) di antara langit serta dunia. Ini merupakan opini Ibnu Abang’ ud.

Ketiga, Ad Dukhan merupakan abu yang mengepul di hari Fathu Makkah, alhasil menutupi langit. Ini merupakan opini Abdurrahman Al A’ raj”

Artian awal merupakan artian yang lebih rajih, dirajihkan oleh Al Pemimpin Ibnu Katsir rahimahullah.

Bagian di atas membuktikan hendak terdapatnya Ad Dukhan bagaikan salah satu ciri hari akhir zaman. Begitu juga dituturkan dalam hadits dari Hudzaifah bin Usaid radhiallahu’ anhu, Rasul Shallallahu’ alaihi Wasallam berfirman:

إنَّالسَّاعَةَلاتَكُونُحتَّىتَكُونَعَشْرُآيَاتٍ:خَسْفٌبالمَشْرِقِ،وَخَسْفٌبالمَغْرِبِ،وَخَسْفٌفيجَزِيرَةِالعَرَبِوَالدُّخَانُوَالدَّجَّالُ،وَدَابَّةُالأرْضِ،وَيَأْجُوجُوَمَأْجُوجُ،وَطُلُوعُالشَّمْسِمِنمَغْرِبِهَا،وَنَارٌتَخْرُجُمِنقُعْرَةِعَدَنٍتَرْحَلُالنَّاسَ

Tidak hendak terjalin hari akhir zaman sampai kamu memandang 10 ciri: musibah penenggelaman orang ke tanah di negara barat, negara timur serta di jazirah Arab, terjalin Ad Dukhan, timbulnya dajjal, timbulnya dabbah, timbulnya Betul’ juj serta Ma’ juj, terbitnya mentari dari barat, timbulnya api yang pergi cekungan Aden yang mengusir orang”( HR. Mukmin nomor. 2901).

Ad Dukhan wujudnya berbentuk asap yang bila hal orang yang berkeyakinan Islam hingga mereka merasakan semacam pilek, sebaliknya bila hal orang ateis hendak pergi larutan dari indra pendengar mereka serta merasakan kesakitan yang luar lazim.

Dari Abdullah bin Abang’ ud radhiallahu’ anhu, Rasul Shallallahu’ alaihi Wasallam berfirman:

يَأْتيالنَّاسَيَومَالقِيَامَةِدُخَانٌ،فَيَأْخُذُبأَنْفَاسِهِمْحتَّىيَأْخُذَهُمْمنهكَهَيْئَةِالزُّكَامِ

Hendak tiba dukhan( asap) pada orang di hari akhir zaman, yang merambah respirasi mereka, alhasil mereka hendak merasakan semacam pilek( HR. Mukmin nomor. 2798).

Dari Abu Raja Al Asy’ ari radhiallahu’ anhu, Rasul Shallallahu’ alaihi Wasallam berfirman:

إنَّربَّكمأنذرُكمثلاثًا:الدُّخانُيأخذُالمؤمِنُكالزُّكْمَةِ،ويأخذُالكافرُفينتفخُحتَّىيخرُجَمنكلِّمَسْمَعٍمنهُ،والثَّانيةُالدابَّةُ،والثَّالثةُالدَّجَّالُ

Sebetulnya Rabb kamu mengingatkan kamu dari 3 perihal: asap yang bila hal orang Mukmin hingga mereka merasakan semacam pilek, sebaliknya bila hal orang ateis hingga mereka hendak ketat napas serta pergi larutan dari indra pendengar mereka, setelah itu yang kedua timbulnya dabbah serta yang ketiga timbulnya dajjal”( HR. Thabrani, dihasankan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsir- nya, 7 atau 235).

Allah Ta’ versi berkata:

رَبَّنَااكْشِفْعَنَّاالْعَذَابَإِنَّامُؤْمِنُونَ

( Mereka berharap):“ Betul Tuhan kita, lenyapkanlah dari kita hukuman itu. Sebetulnya kita hendak beragama”( QS. Ad Dukhan: 12)

Al Qurthubi rahimahullah menarangkan:“ Beberapa malim berkata, arti bagian ini, kalangan Quraisy tiba pada Rasul Shallallahu’ alaihi Wasallam setelah itu berkata: bila Allah lenyapkan hukuman ini, kita hendak masuk Islam. Setelah itu nyatanya mereka melanggar akad mereka. Qatadah berkata kalau hukuman yang diartikan dalam bagian ini merupakan Ad Dukhan. Beberapa malim berkata, maknanya merupakan bencana kelaparan”( Pengertian Al Qurthubi).

Apakah wabah virus corona ataupun Covid- 19 yang membuat bumi mengidap ini bagian dari dukhan?

Gus Miftah menegaskan dalam situasi semacam dikala ini, banyak orang yang mengidap sebab wabah, seharusnya janganlah membuat data yang menaikkan keresahan.

Akhir zaman itu telah tentu tiba. Pertanyaan bila, itu cuma Allah yang ketahui,” tegasnya.

Betul tutur Gus Miftah. Telah saatnyalah kita menggandakan kebaikan bagaikan bekal bila hari akhir itu tiba.

Pada dikala orang esok mengarah hari kalkulasi, sehabis anak Adam itu bangun dari kuburnya tiap- tiap, seluruh perihal butuh disiapkan bagaikan bekal.

Rasul Muhammad SAW berfirman:

لَاتَزُوْلُقَدَمَاابْنِآدَمَيَوْمَالْقِيَامَةِمِنْعِنْدِرَبِّهِحَتَىيُسْأَلَعَنْخَمْسٍعَنْعُمْرِهِفِيْمَاأَفْنَاهُوَعَنْشَبَابِهِفِيْمَاأَبْلَاهُوَعَنْمَالِهِمِنْأَيْنَاكْتَسَبَهُوَفِيْمَاأَنْفَقَهُوَمَاذَاعَمِلَفِيْمَاعَلِمَ.

Tidak hendak beralih kedua kaki anak Adam di hari akhir zaman dari bagian Tuhan- Nya, sampai ia ditanya mengenai 5 masalah( ialah): mengenai usianya buat apa beliau habiskan, mengenai era mudanya buat apa beliau maanfaatkan, mengenai hartanya dari mana beliau miliki, serta dalam perihal apa( hartanya itu) beliau belanjakan, serta apa saja yang sudah beliau amalkan dari ilmu yang dipunyanya( HR. at- Tirmidzi Nomor. 2416)

**
Sumber: pulsapay.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *