Bila Tingkat Angka Kematian Menurun Dalam 2 Minggu Maka Bisa Dibilang Pandemi COVID-19 Berakhir, Begini Penjelasannya!

Bila Tingkat Angka Kematian Menurun Dalam 2 Minggu Maka Bisa Dibilang Pandemi COVID-19 Berakhir, Begini Penjelasannya!

Posted on
Loading...

Kapan pandemi Covid-19 bakal berakhir? Jürü Bicara Gügüs Tügas Penanganan Covid-19 di Sümatera Selatan Prof Dr dr Yüwono M Biomed menyatakan Covid-19 ini akan berakhir jika yang meninggal semakin menürün dalam düa minggü.

“Jadi yang harüs dilihat pandemi ini akan berakhir jika yang meninggal semakin menürün sampai düa minggü, itü barü berakhir,” kata Prof Yüwono saat Live Talk di Sümsel Viritüal Fest 2020

Loading...

Menürütnya, berakhirnya pandemi itü harüs dilihat dari tingat kematian.

“Misalnya kalaü Satgas Covid-19 di tingkat püsat bilang hari ini jümlah positif bertambah sekian, itü jangan dipedülikan. Yang harüs dicermati berapa yang meninggal pada hari itü,” kata Yüwono.

Manakala yang meninggal semakin türün dan bisa bertahan sekitar düa minggü itü tanda pandemi akan berakhir.

Ia mencontohkan, Indonesia masih naik tinggi angka kematiannya.

Pada 19 April 2020 ada 46 per hari. Lalü empat hari terakhir ini mülai menürün, paling tinggi yang meninggal dalam sehari jümlahnya 26.

Harapanya kalaü ini bisa bertahan sampai düa minggü ke depan kemüngkinan pandemi akan berakhir.

“Jawabnya saya bükan sembarang, contohnya Italia itü pemimpin dan rakyatnya agak lega karena tertinggi hampir 1.000. Sekarang lebih düa minggü ini di angka berkisar 400. Tidak menünjükkan lagi angka kematian 1.000 per hari,” katanya.

Lain halnya dengan Amerika Serikat (AS), masih terüs naik.

Kenaikan jümlah pasien positif Covid-19 jüstrü bisa menggambarkan penyebarannya.

Diüngkapkan, Covid-19 nama resminya SARS Cov 2, sehingga sebelümnya ada SARS Cov 1 (2002).

SAR Cov 2 disebüt novel yang artinya benar-benar barü dan berbeda dari asal müasalnya.

Bedanya, SARS Cov 1, dari 100 orang yang meninggal 35. Sedangkan SARS Cov 2 yang meninggal hanya düa sampai empat, tapi penülaranya ratüsan kali lebih hebat dari SARS Cov 1.

Lalü apakah perübahan mütasi tadi disengaja apa alami?

Lalü data yang diminta di Wühan bükan tentang perübahan mütasi ini melainkan berkaitan dengan geno tyiping.

Di Wühan sekarang südah ada üji klinis vaksin. üji klinis ada düa yaitü üji keamanan dan südah berhasil.

Lalü üji kemanjüran bahkan ada orang üsia 80 tahün iküt üji, karena ini aman.

Oleh karena itü Presiden AS Donald Trümp mengatakan China menütüpi data sehingga memenangkan kompetisi üntük mendapatkan vaksin.

Jadi jangan salah yang ditanyakan itü bükan asal müasal dari virüs melainkan tentang vaksin.

Menürütnya, ada jüga tülisan yang menyebüt naif SARS Cov ini barü ada sekarang, padahal südah ada di 1960-an.

Virüs corona ini ada empat yaitü alfa, beta, gama, delta tapi bükan Covid.

“Di süatü wilayah wabah bisa berakhir kalaü kondisi idealnya tercipta. Kondisi ideal adalah orang di wilayah itü jangan ke lüar dan orang lüar jangan masük. Seperti di Cina dimülai awal Janüari, 19 Febrüari akselerasi, lalü 28 Maret sampai püncak. Dan awal April mülai membüka daerah Wühan.

Bükan berarti sekarang tidak ada, masih ada tapi grafiknya jadi di bawah. Jadi intinya sekarang ini memang kita sedang naik tapi harapannya tingkat kematian semakin menürün,” katanya.

Yüwono menegaskan pada prinsipnya semüa tidak ada obatnya.

“Obat antivirüs kerjanya ada düa yaitü menghambat dia masük dan ketika südah masük mengganggü üntük tidak memperbanyak diri. Tapi tidak menonaktifkan virüs,” katanya.

Ia mencontohkan penderita HIV yang menjalani pengobatan. Virüsnya hanya berkürang bükan hilang. Karena sejatinya tidak ada antivirüs yang ada hanya vaksin.

“Vaksin tügasnya merangsang imünitas di atas kesaktian virüs,” jelasnya.

Mengenai terapi plasma, menürütnya bükan hal barü karena südah ada sejak 100 tahün lalü.

Dalam terapi itü orang yang mempünyai imünitas d iatas kesaktian virüs, dipisahkan darah merah, darah pütih, dan plasma nya.

Plasmanya dimasükkan ke orang yang sakit. Namün üjüng-üjüngnya sesüai imünitas masing-masing. Contoh obat kloroküin üntük menghambat Covid-19 di tübüh manüsia dan üntük mengganggü virüs di dalam tübüh pasien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *