Hanya Gegara Tanyakan Bansos Sembako, Wanita di Jakarta Utara Ini Dianiaya Bu RT, Begini Faktanya!

Hanya Gegara Tanyakan Bansos Sembako, Wanita di Jakarta Utara Ini Dianiaya Bu RT, Begini Faktanya!

Posted on
Loading...

Niatnya mau tanya sembako malah dihajar sama bu RT

Bukannya sembako yang didapat, bogem mentah yang melayang

Loading...

Kejadian ini terjadi di Jakarta Utara, direkam dan diunggah di media sosial, kemudian menjadi viral.

Konflik ini terjadi antara seorang wanita dengan ibu RT di Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial.

Percekcokan terjadi hanya karena masalah sepele, yakni terkait bantuan sembako untuk warga yang terdampak COVID-19.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi juga telah menerima laporan dari pihak korban.

“Betul (ada kejadian ribut-ribut), saat ini masih di dalami karena korban belum di-BAP,” kata Wirdhanto saat dihubungi wartawan, Jumat (24/4/2020).

Kejadian ini terjadi pada Rabu (22/4), sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Rawabinangun II, Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara.

Awalnya, seorang wanita menanyakan perihal pembagian sembako dari pemerintah untuk warga yang terdampak Covid-19.

View this post on Instagram

. Hadehhhhh

A post shared by OFFICIAL LAMBE TURAH ENTRNT (@lambe_turah) on

Dalam video yang beredar, tampak wanita berjaket merah cekcok mulut dengan ibu RT yang memakai daster. Wanita itu menegaskan bahwa tujuannya hanya ingin menanyakan perihal sembako.

“Ya ibaratnya jangan di-giniin juga, tahu sendiri, Bu RT, ngomong pelan-pelan. Ibaratnya kita kan sebagai warga juga,” kata wanita tersebut.

“Ibu selow aja, saya ngomong baik-baik,” timpal wanita yang merekam video, yang mengaku sebagai kakaknya.

“Kurang ajar kamu, bukan siapa-siapa saya kamu ngomong,” jawab ibu RT tersebut.

Kemudian, warga tersebut menanyakan terkait sembako yang belum kunjung dia terima. Namun istri ketua RT itu merasa tidak terima ditanyai tentang hal tersebut. Lantas menganiaya warga tersebut.

“Nanya sembako kok sampai kayak gitu. Nggak, giniā€¦, kalaupun dia minta sembako yang keluar bukan namanya dia, jauh-jauh kamu bertahun-tahun bukan warga sini, giliran nanyain sembako kok ribut,” imbuh Bu RT.

“Kan saya nanya pelan-pelan, Bu RT, ya Allah,” timpal wanita itu lagi.

Video ini juga sempat diunggah di akun instagram @lambeturah.

Beberapa komentar menanggapi belum bisa menyalahkan satu pihak tertentu. Sebab Bu RT belum mengklarifikasi terkait hal itu.

“Menunggu klarifikasi dari bu Rt, karena jaman sekarang gak bisa hanya mendengar sebelah pihak” tulis akun @nurypratiwy.

“Jangan langsung mengambil kesimpulan. Kita belum tau mana yang benar dan yang salah,” tulis akun @albarbara_alexis_rotinsulu.

Klarifikasi Camat Koja

Camat Koja Ade Himawan mengkonfirmasi terkait adanya peristiwa perkelahian itu di wilayahnya. Namun, berdasarkan informasi yang ia rangkum, peristiwa itu tak seperti yang disampaikan oleh akun Facebook tersebut.

Ade mengatakan, kejadian itu bermula ketika warga bernama Nurhayati dan Nuraini menanyakan terkait bantuan sosial dari Pemprov DKI ke RW setempat. Dari pihak RW kemudian mengatakan bahwa terkait bantuan sudah ditangani di masing-masing RT. Keesokan harinya, keduanya langsung menanyakan hal tersebut kepada Ibu RT 006, Imas.

Ade mengatakan, nama Nurhayati memang terdaftar sebagai penerima bantuan. Namun, yang bersangkutan sudah bertahun-tahun pindah ke Bekasi, sehingga RT memutuskan untuk mengembalikan bansos tersebut ke Dinas Sosial.

“Nurhayati tidak tinggal di situ lagi, jadi dia tidak berhak menerima bantuan, dikembalikan ke Dinas Sosial,” ucap Ade saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/4/2020). Akhirnya, karena tidak mendapat bantuan, keduanya terlibat cekcok hingga Imas meminta kedua orang itu meninggalkan lokasi.

Di tengah perjalanan, Nurhayati dan Nuraini melontarkan sumpah serapah kepada ibu RT 007. Hal itu sontak membuat anak dari Ibu RT 007 bernama Prita emosi. “Akhirnya si Prita ribut dengan Nuraini dan Nurhayati, Prita dikeroyok oleh Nuraini dan Nurhayati,” ucap Ade.

Hasil dari cekcok, Nuraini mengalami luka-luka seperti yang ada di unggahan Facebook tersebut. Ade mengatakan, ia tak membenarkan keributan yang terjadi. Namun, menurut Ade, apa yang dilakukan oleh Ibu Imas dengan mengembalikan bantuan sosial tersebut ke Dinsos sudah tepat karena sesuai dengan SOP yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *