Inilah 6 Amalan yang Bisa Diamalkan untuk Menolak Bala, Ikhtiar agar Terhindar dari Corona!

Inilah 6 Amalan yang Bisa Diamalkan untuk Menolak Bala, Ikhtiar agar Terhindar dari Corona!

Posted on
Loading...

Tak hanya menjaga kesehatan, kita juga perlu meminta kepada Allah SWT

Banyak aturan pemerintah yang harus kita jalani. Tapi jangan lupakan juga untuk mentaati perintah Allah. Berikut ada 6 amalan yang bisa jadi upaya kita agar terhindar dari marabahaya, termasuk virus corona. Mari kita amalkan

Loading...

Corona kian menggila, Indonesia mencatat penambahan kasus yang signifikan. Di hari pertama kemunculan corona di Indonesia terdapat dua pasien yang terinfeksi.

Hingga di hari ke-27 ini, pada 30 Maret 2020, ada 1.285 kasus terinfeksi corona, 64 sembuh dan 114 dinyatakan meninggal dunia.

Selain menjalankan prosedur kesehatan dan kebersihan yang dianjurkan oleh pemerintah. Kita sebagai umat Islam, tentunya tidak boleh luput dengan berdoa dan meminta pertolongan Allah SWT.

Sebab, Allah-lah yang Maha Kuasa, Maha Penolong dan Maha Penyayang pada umatnya.

Terdapat beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk terhindar dari bencana,” ujar dosen

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Aep Hidayat.

Berikut adalah amalan-amalan khusus untuk menolak bencana seperti wabah penyakit virus corona?

Amalan-amalan tersebut, diantaranya ialah :

  • Memperbanyak doa kepada Allah, khususnya doa menolak bala

Keutaman doa bagi umat Islam tertulis dalam Al Quran, salah satunya terdapat pada Surat Ghafir ayat 60 yang artinya :

“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina“. (QS. Ghafir: 60)

Baca doa ini agar Allah menjauhkan kita dari mara bahaya dan musibah:

Dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu mengatakan, ‘Saya mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, ‘Barang siapa yang mengatakan:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, niscaya tidak akan ada sesuatu pun yang memudharatkannya” (HR. Abu Daud: 5088, dan Tirmidzi: 3388).

  • Bertakwa kepada Allah

Menurut bahasa, takwa berarti menjaga diri atau berhati-hati. Allah Ta’ala berfirman,

“…Dialah (Allah) yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan Dia-lah yang berhak memberi ampunan.” (Al-Muddatstsir/74: 56)

Maksud ayat di atas adalah hanya Allah yang berhak untuk ditakuti siksa-Nya dan hanya Allah sajalah yang berhak untuk diperlakukan dengan apa yang mendatangkan ampunan-Nya.

Takwa berarti seorang hamba meletakkan pelindung antara dirinya dengan sesuatu yang ia takutkan dan khawatirkan.

Jadi, takwa seseorang kepada Rabb-nya ialah ia takut terhadap kemarahan dan hukuman-Nya, kemudian menjadikan ketaatan terhadap perintah Allah dan perbuatan menjauhi larangan Allah sebagai pelindung dari ketakutan tersebut.

  • Memperbanyak sedekah

Sedekah termasuk ibadah sosial, sebab sedekah berhubungan dengan orang lain, utamanya orang-orang yang membutuhkan. Dengan bersedekah, kita akan diajarkan berempati dengan kesusahan orang lain.

Tidak hanya merasa kasihan saja, melainkan ikut bergerak untuk memberikan bantuan. Selain itu sedekah juga bisa menjadi pondasi terbentuknya masyarakat madani, dengan menurunkan tingkat kesenjangan sosial. Sehingga jarak antara kaya dan miskin dipersempit.

Dengan begitu akan meminimalisir terjadinya perilaku kriminalitas, kecemburuan sosial, dan kebencian antar satu sama lain.

Allah memberikan ganjaran yang besar bagi orang-orang yang mau bersedekah serta menafkahkan hartanya di jalan Allah. Surat Al-Baqarah ayat 261,

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.”

Saat ini, Anda bisa menyalurkan sedekah pada orang-orang yang terdampak corona. Contohnya memberikan bantuan bagi para tenaga medis yang berjuang untuk merawat pasien Covid-19.

Dan juga memberikan bantuan pada para buruh dan pekerja harian yang terancam tidak bisa makan karena berkurangnya pekerjaan dan pemasukan akibat corona, serta orang lainnya yang membutuhkan.

  • Perbanyak beristighfar

Istighfar atau Astaghfirullah al-‘Adzim yang berarti “aku memohon kepada Allah” merupakan salah satu kalimat istimewa dalam Islam. Sebab dengan mengucapkannya kita akan mendapatkan beragai kebaikan.

Salah satu keutamaan mengucapkan istighfar adalah mampu memberikan jalan keluar dari segala masalah hidup yang terjadi.

Dalam Hadist Riwayat Ahmad dari Ibnu Abbas, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya:

Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya, dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Jika kita sering mengucapkan istighfar, inshaallah Allah akan memberikan jalan keluar atas wabah corona yang terjadi dan menggemparkan seantero dunia ini.

Selain itu Allah juga bisa memberikan kelapangan atas segala kesempitan yang dihadapi hambanya dalam mengatasi wabah corona ini.

  • Selalu meminta atau dalam restu dan ridha orangtua.

Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim mengingatkan betul agar anak tidak berlaku durhaka kepada kedua orang tuanya.

Uququl walidain atau durhaka pada orangtua adalah segala bentuk menyakiti orangtua.

Selain itu Allah juga memerintahkan agar anak berbuat baik kepada kedua orang tua pada Surat Al Isra ayat 23.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”

  • Memperbanyak silaturahim

Dengan adanya peraturan untuk physical distancing, maka silahturahim bisa dilakukan dengan berbagai cara lainnya. Diantaranya dengan menanyakan kabar melalui telepon, video call, berkirim pesan melalui media sosial, dan lainnya.

Dari silahturahim tersebut, antar umat Islam bisa saling mendukung dan menyemangati dalam menghadapi corona ini.

Selain itu bagi yang mampu bisa memberikan bantuan dan edukasi saudara, kerabat atau teman dalam upaya mencegah corona ini.

Itulah 6 amalan yang bisa kita terapkan agar mendapatkan ridho, pertolongan serta perlindungan dari Allah agar bisa terhindar dari corona.

Namun amalan tersebut tidak lantas menghapuskan kewajiban selainnya, seperti halnya menjaga kesehatan, menjaga kebersihan, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Semoga kita semua diberikan perlindungan oleh Allah SWT.

**
Sumber: wajibbaca.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *