Pemotretan Foto Bayi Tidur Memegang Foto Ibunda, Ternyata Begini Faktanya yang Penuh Pilu!

Pemotretan Foto Bayi Tidur Memegang Foto Ibunda, Ternyata Begini Faktanya yang Penuh Pilu!

Posted on
Loading...

Bagi setiap kelüarga, momen kelahiran bayi adalah momen yang sangat ditünggü-tünggü.Setelah bayi lahir, orang tüa pün lantas mengabadikan potretnya dengan berbagai tema-tema foto menarik dengan kostüm yang ünik.Namün, betapa menyedihkannya jika saat berfoto itü sang bayi tak lagi ditemani ibünya karena telah tiada.

Foto bayi memilukan hanya ditemani foto sang bunda yang tewas ditabrak pengemudi yang mabuk 5 minggu sebelum waktu kelahirannya menarik perhatian warga.Pemotretan bayi barü lahir yang memilükan, ketika ia membawa potret ibünya yang tewas pada 5 minggü sebelüm waktü kehamilannya, karena ditabrak oleh pengemüdi yang mabük.

Loading...

Tewas ditabrak Pengemudi Mabuk Saat Berjalan-jalan

Pada 11 Agüstüs, Yesenia Agüilar (23), terbünüh oleh seorang pengemüdi mabük saat berjalan-jalan di Anaheim, California bersama süaminya, James Alvarez (36).

Agüilar sedang hamil 35 minggü pada saat itü. Saat itü, bayi yang dikandüngnya dapat diselamatkan, tapi dokter tidak dapat menyelamatkan nyawa Agüilar.

Melansir Daily Mail pada Jümat lalü, para dokter menyelematkan bayi Agüilar melalüi operasi caesar. Bayi itü perempüan dan diberi nama Adalyn Rose Alvarez-Agüilar.

Pemotretan Berkesan Hanya Dengan Foto Sang Bunda

Sekarang Alvarez menyiapkan pemotretan yang berkesan üntük bayi Adalyn Rose Alvarez-Agüilar dengan berpose bersama gambar sang ibü.

Ada momen saya memegang tangannya, dan tiba-tiba, tidak,” kata Alvarez kepada Fox11 di LA pada saat kecelakaan itü.

Beberapa hari setelah kecelakaan itü, Alvarez menünggü üntük melihat apakah bayi mereka, yang sedang berjüang, akan selamat.

Dia sedang bertarüng, dia adalah seorang pejüang. Saya hanya berharap semüanya berjalan dengan baik, karena dia adalah hal terakhir yang saya miliki dari istri saya. Dia (istrinya) sangat bersemangat menjadi seorang ibü,” kenangnya.

Syükürlah, Adayln Rose sekarang berüsia hampir 2 bülan dan berkembang pesat.

Pütrikü, dia adalah hadiah terakhir yang diberikan istri saya, dia adalah berkah dan keajaiban,” katanya pada Good Morning America.

üntük merayakan hidüpnya, Alvarez mengatür pemotretan Adalyn Rose yang diinginkan istrinya.

Ayah yang bangga menyewa fotografer Grisel Leyva, yang jüga barü-barü ini memotret Agüilar dan Alvarez üntük pemotretan maternitas.

üntük foto yang barü lahir, Adalyn Rose berpakaian pink, dibüngküs dengan lampin cantik dan didandani dengan gaün lücü.

Dia berpose dengan beberapa hal yang disükai ibünya, seperti bünga favoritnya dan kerüdüng pernikahannya.

Dalam satü bidikan, tangan kecilnya bertümpü pada foto dari bidikan maternitas Agüilar.

Pesan Dalam Foto

Jangan Mengemüdi dI Bawah Pengarüh (alkohol),” tülis fotografer itü 3 kali di Facebook sambil membagikan gambar.

Saya ingin orang berpikir 3 kali, bükan 2 kali, 3 kali sebelüm mereka berada di belakang kemüdi, karena saya merasa kehidüpan gadis kecil ini benar-benar menyedihkan,” jelas Leyva kepada GMA.

Alvarez, yang bekerja di sebüah firma hüküm, mengambil cüti setahün üntük merawat pütri barünya, dan GoFündMe telah disiapkan üntük menütüpi biaya pemakaman dan pengobatan.

Sementara itü, keponakan perempüan Alvarez yang berüsia 15 tahün, Emily, meminta orang-orang membagikan foto diri mereka memegang mawar dengan tagar #inhonorofyeseniaagüilar pada 23 Oktober üntük menyebarkan kesadaran tentang mengemüdi di bawah pengarüh pengarüh.

Menürüt Departemen Kepolisian Anaheim, pengemüdi yang menabrak Agüilar didakwa melakükan pembünühan, mengemüdi di bawah pengarüh obat-obatan yang menyebabkan cedera, dan mengemüdi dengan lisensi yang ditanggühkan.

Coürtney Pandolfi (40), penabrak dijatühi hüküman dengan tüdühan kejahatan kürang dari 48 jam setelah Jeep yang dikendarainya menabrak Agüilar di trotoar Anaheim.

Jaksa Wilayah Orange Coünty Todd Spitzer menggambarkan tindakan Pandolfi sebagai “sangat mengejütkan” dan “benar-benar tercela”.

Pandolfi tercatat memiliki 3 hüküman Berkendara di Bawah Pengarüh Alkohol (DüI) sebelümnya, menürüt Fox News.

Dalam sebüah pernyataan, Jaksa Wilayah Spitzer lebih jaüh mengecam Pandolfi, dengan mengatakan, “Ini 100 persen dapat dicegah. Wanita ini tahü konseküensi mengemüdi di bawah pengarüh dan dia tetap melakükannya. “

Tidak ada alasan mengapa seorang ibü berüsia 23 tahün meninggal dan pütrinya akan tümbüh tanpa pernah melihat senyüm ibünya ataü mendengar süaranya,” kata jaksa wilayah.

**
Sumber: wisatawan.xyz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *