Sakit Kelenjar Getah, Beginilah Kondisi Terkini Umi Pipik, Belajar Memandikan, Mengkafani, Hingga Jadi Model Jenazah!

Sakit Kelenjar Getah, Beginilah Kondisi Terkini Umi Pipik, Belajar Memandikan, Mengkafani, Hingga Jadi Model Jenazah!

Posted on
Loading...

Sakit kelenjar getah bening yang menimpa Umi Pipik Dian Irawati, istri dari almarum Ustadz Jefri Al Bukhori atau yang dikenal dengan Uje sudah terangkat.

Pemilik nama asli Pipik Dian Irawati Popon tersebut menyatakan bila saat ini keadaannya sudah membaik.

Loading...

Bahkan, Umi Pipik mengatakan bila penyakit kelenjar getah bening yang bersarang dalam tubuhnya sudah tiada.

Begitu juga dengan benjolan yang bersemayam di badan ibu Abidzar Al Ghifari.

Hal itu diketahui dari pengakuan Umi Pipik pada tayangan youtube MOP Channel berjudul ‘Sembuh dari Sakit Kelenjar Getah Bening Umi Pipik Rupanya Siapkan Kain Kafan’, Kamis (15/10/2020).

Didampingi oleh Abidzar dan Adiba, Umi Pipik menjelaskan kondisi terkininya.

“Alhamdulillah udah sehat 90 persen sehat insya Allah. Udah lama beraktivitas, kan emang sakitnya udah lama.

Karena udah sehat jadi ya dijalani aja aktivitas normal seperti biasa paling jangan terlalu capek lah, ” ucap Umi Pipik, dikutip Banjarmasinpost.co.id, Kamis (15/10/2020).

Tidak ada terapi khusus yang dilakukan oleh Umi Pipik, ia hanya rutin menjalankan olahraga agar tubuhnya banyak melakukan gerakan-gerakan.

Alhamdulillah benjolannya udah gak ada, kontrol juga alhamdulillah udah enggak, ” tambahnya.

Terkait kain kafan yang telah ia siapkan, dirinya mengatakan bila memang selain baju-baju bagus yang ia simpan dalam lemarinya, kain kafan sebagai pakaian terakhir semua umat Islam juga harus demikian.

Selain menyimpan kain kafan, Umi Pipik juga berupaya belajar untuk memandikan jenazah sampai mengkafani.

Bahkan tak hanya itu saja, Umi Pipik juga turut berpartisipasi sebagai model yang hendak dikafani.

Hari Jumat lalu, pekan lalu, saya sempat belajar untuk bagaimana cara memandikan jenazah, mengkafani, bahkan saya menjadi modelnya.

Cuma saya mikir ya Allah gini banget yah dikafani itu seperti ini, ruh kita tuh ngelihatin kita saat itu gitu, ” kata Umi Pipik.

Jadi biar supaya apa yah, ya kan Rasulullah katakan sering-seringlah kamu mengingat pemutus kenikmatan yaitu kematian supaya kita mampu menyiapkan amal kita, bekal kita, ” sambungnya.

Siapin yah disiapin biar gak nyusahin gitu kan. Diamanahin ini ya kalo Umi meninggal ini kain kafannya gini gini…., ” cetusnya.

Rupanya Umi Pipik sudah meletakkan kain masa depannya tersebut pada lemari, lengkap dengan sabun, minyak, kapur barus dan cendana.

“Uh udah komplit, ” pungka Umi Pipik.

Belakangan diketahui bahwa ternyata Umi Pipik menderita penyakit tumor gelenjar getah bening.

Istri mendiang Ustadz Jefri Al Buchori alias Uje, Umi Pipikharus kuat menghadapi berbagai cobaan menerpa hidup sahabat Mulan Jameela ini.

Sepeninggal mendiang Uje pada 26 April 2013, Umi Pipik pun berjuang sendiri mengasuh serta membesarkan keempat buah hatinya, termasuk Abidzar Al Ghifari.

Di sisi lain, Umi pipik harus melawan penyakit tumor kelenjar getah bening yang diidapnya.

Tak ingin menyusahkan orang lain, Umi Pipik pun sengaja merahasiakan penyakit tersebut dari anak-anaknya.

Abidzar Al-ghifari, putra kedua Umi Pipik dan mendiang Uje lah yang menjadi orang pertama yang tahu penyakit yang diderita ibunya.

Dikutip dari tayangan Obsesi yang diunggah kanal YouTube Starpro Indonesia, Umi Pipik ternyata sudah 3 tahun terakhir ini berjuang melawan penyakit tumor kelenjar getah bening.

Penyakit tersebut rupanya juga pernah diderita oleh almarhum ayah Umi Pipik.

Usai divonis mengidap tumor kelenjar getah bening, Umi Pipik justru menolak untuk operasi dan minum obat dari dokter.

Hal ini dikarenakan ibu 4 orang anak itu tak bisa langsung meminum obat secara utuh.

Umi Pipik mengungkapkan, obat dari dokter yang diminumnya harus diletakkan di atas pisang lembek.

Terbilang ribet, sang pendakwah tak memungkiri jika obat yang diberikan sang dokter sering kali utuh, lantaran tidak diminum.

Saya lebih mending minum kayak ramuan jamu atau air, sekalipun pahit tapi saya minum,”

Daripada harus obat (dokter), saya enggak bisa itu,” kata Umi Pipik.

Umi Pipik menyebut, anak-anaknya terlebih Abidzar Al-ghifari sering merasa kesal dengan kebiasaan buruknya itu.

Mereka akhirnya menyarankan Umi Pipik untuk menjalani pengobatan alternatif.

Di sisi lain, ia terus berikhtiar kepada Sang Maha Pencipta, Allah SWT.

“Akhirnya berobat-berobat alternatif saja, seperti itu. Banyak alternatif yang didatangin, tapi banyak ikhtiarnya lebih ke Allah,” terang Umi Pipik.

**
Sumber: banjarmasin.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *