kondisi paru paru penderita corona

Ternyata Seperti Inilah Paru-paru Pasien yang Terinfeksi Covid-19, Tonton Videonya!

Posted on
Loading...

Virus C0r0na SARS- CoV- 2 yang menimbulkan penyakit COVID- 19 lalu menabur ke bermacam negeri, tercantum Indonesia.

Bagi Badan Kesehatan Bumi( World Health Organization/ World Health Organization), dekat satu dari 6 penderita COVID- 19 hadapi sakit akut, salah satunya merupakan kesusahan bernapas serta menimbulkan pneumonia ataupun radang alat pernapasan kronis.

Loading...

Seseorang akademikus serta Chief of Thoracic Surgery di George Washington University Hospital, Keith Mortman, sukses melaksanakan pemindaian serta melukiskan situasi kesehatan alat pernapasan penderita COVID- 19 dengan memakai teknologi VR( Virtual Reality).

Mortman memakai pemindaian CAT( Computer Aided Tomography) ataupun CT scan dari penderita C0r0navirus, bagaikan informasi yang sesungguhnya buat membuat render bentuk VR.

Beliau memakai seseorang penderita di George Washington University Hospital yang awal mulanya hadapi meriang serta batu berdahak, alhasil diklaim positif COVID- 19.

“Jadi penderita ini merupakan seseorang laki- laki berumur akhir 50- an, yang awal mulanya hadapi meriang serta batu berdahak semacam banyak orang lain. Ia tiba ke rumah sakit terdekat dengan pertanda respirasi, tetapi lalu bertumbuh lumayan kilat, ke titik di mana ia wajib diinkubasi serta mengenakan ventilator,” tutur Dokter. Mortman, semacam diambil KOKH Fox 25.

Mortman bertugas serupa dengan suatu industri bernama Surgical Theatre buat menghasilkan bentuk VR dari alat pernapasan penderita itu.

Hasil render yang sudah dicoba lumayan mencengangkan. Penyakit COVID- 19 membuktikan kehancuran yang besar di kedua alat pernapasan penderita.

“Amat mencengangkan buat melihatnya. Sebab tidak semacam jenis pneumonia yang bisa jadi pengaruhi cuma satu bagian kecil alat pernapasan, ataupun tidak semacam flu lazim, apa yang Kamu amati dalam film ini sesungguhnya merupakan kehancuran besar pada alat pernapasan,” terangnya.

Lebih lanjut, Mortman menarangkan dalam film VR menunjukkan bagian dasar alat pernapasan yang wajar dengan corak biru.

Tetapi, terdapat banyak bagian dari alat itu yang bercorak kuning, itu bagaikan ciri kalau virus C0r0na telah menabur.

Ciri corak kuning dalam film itu merupakan peradangan virus serta peradangan di alat pernapasan, itu penyebabnya sangat banyak dari penderita COVID- 19 yang hadapi kesusahan bernafas ataupun ketat nafas.

Dalam pertanda ini penderita butuh masuk rumah sakit, mengenakan botol respirasi, ataupun mengenakan ventilator.

Mortman merasa film serta gambar- gambar itu dapat jadi catatan bimbingan yang kokoh buat semua warga.

Alhasil mereka jadi atensi hendak ancaman penyakit COVID- 19 yang tiap hari lalu menyantap korban jiwa.

“Ini betul- betul buat ceria mereka. Jadi untuk banyak orang di luar situ yang sedang tidak mengindahkan peringatan, tidak bermukim di rumah, tidak mengutip aksi penangkalan, tidak membersihkan tangan. Aku betul- betul mau mereka bisa memandang ini serta menguasai kehancuran yang lagi terjalin dicoba buat alat pernapasan serta tingkatan keparahan penyakit yang menimbulkan ini,” tutur Dokter. Mortman.

Tadinya, Mortman serta Surgical Theatre telah lama bertugas serupa serta memakai teknologi VR ini dengan penderita kanker.

Saat ini beliau berambisi teknologi itu bisa membagikan dorongan pada dokter serta penderita dengan perspektif terkini mengenai COVID- 19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *