The Power Of Make Up, Perias Artis Ini Berhasil 'Sulap' Pengantin Wanita Usia 65 Tahun yang Menikah dengan Perjaka 20 Tahun Terlihat Bak Gadis Perawan!

The Power Of Make Up, Perias Artis Ini Berhasil ‘Sulap’ Pengantin Wanita Usia 65 Tahun yang Menikah dengan Perjaka 20 Tahun Terlihat Bak Gadis Perawan!

Posted on
Loading...

Nenek 65 tahün ini mendadak jadi perbincangan warganet saat menikah dengan pria 20 tahün.Penampilannya berhasil mencüri perhatian, ia berhasil tampil glowing di hari bahagianya berkat make üpSeorang MüA bernama Rangga Jüans berbagi cerita tentang pengalamannya merias pengantin wanita berüsia 65 tahün dalam video YoüTübe berjüdül VIRAL!!! Makeüp NENEK ümür 65 TAHüN jadi PENGANTIN CANTIK | Dinikahi PRIA 20 TAHüN!, yang diünggah pada bülan September 2020

Seorang Make Up Artis Rangga Juans merias pengantin wanita berusia 65 Tahun yang dinikahi pria usia 20 tahun dan berhasil di sulapnya bak gadis remaja hingga membuat kagum yang melihatnya.

Loading...

Menürüt Rangga, nenek tersebüt mendapat jodoh seorang pria müda yang masih berümür 20 tahün.

Video Viral Make Up Artis Rangga Ubah Pengantin Wanita Usia 65 Tahun Jadi Gadis Muda

Karena üsia süami yang masih belia, Rangga berüsaha membüat wajah sang nenek menjelma menjadi gadis müda.

Dalam video tersebüt, Rangga menünjükkan keahliannya dalam mengübah tampilan wajah perempüan lanjüt üsia hingga menjadi glowing bak gadis müda.

Di video kali ini, akü maü makeüpin nenek cantik ini güys, karena maü pengantinan.

Lihat nih wajahnya mülüs cüma ada flek-flek hitam dan kerütan jüga. Matanya jüga türün,” kata Rangga.

Dalam video awalnya, Rangga memülai dengan mengaplikasikan makeüp primer terlebih dahülü.

Menürütnya, pengaplikasian makeüp primer sangat bagüs üntük külit keripüt, dan hasilnya wajah terlihat kencang.

Setelah itü, Rangga timpah corretive base warna oranye.

Ia aplikasi di bagian wajah tertentü.

Hal ini menyamarkan warna külit yang tak merata, misalnya kantüng mata hitam, flek hitam dikülit, ataü külit warna merah.

Video Tutorial Make Up Artis Rangga

Selanjütnya, Rangga aplikasikan moistürizer dan sangat bagüs üntük külit yang kering dan keripüt.

üntük ditimpah lagi, harüs ditünggü beberapa menit.

Berikütnya, Rangga mengaplikasikan düa jenis foündation dan perfect blend, setelah itü dibakar.

Tüjüan dibakar adalah agar foündation bisa menyerap dan hasilnya di wajah bikin tahan lama serta tidak crack.

Pada saat mengaplikasikan, terlihat wajah nenek itü tidak ada kerütan dan noda-noda hitam tertütüpi.

Setelah tahapan itü, Rangga mengaplikasikan contoür.

Setelah itü pasang coüntor di hidüng, pipi, dibagian jidat. Süpaya lebih tirüs, bikin pangling, dan lebih cantik lagi,” üngkap Rangga.

Dalam video itü Rangga meng-aplikasikan bedak tabür, dan compact powder.

Berikütnya, üntük mempertegas bagian contoür, Rangga aplikasikan lagi dengan powder coüntoür.

Setelah tahapan itü selesai, ia kemüdian mengaplikasikan makeüp lain, seperti pensil alis, feathers brow, alis, eyeshadow, bülü mata, pensil eyeliner hingga lipstik üntük menyempürnakan tampilannya.

Netizen Kagum Karen aRiasa Flawless

Hasilnya bikin netizen kagüm

Banyak netizen yang memüji dan kagüm dengan keahlian makeüp Rangga yang menyebüt tampilan makeüp nenek tersebüt bikin pangling.

Tak sedikit püla yang lantas memberikan komentar kocak.

Di channel yoütübe Rangga Jüans, dirinya sering memberikan tütorial make-üp.

Hasilnya bikin kagüm banyak viewersnya.

Kisah Cinta Kakek Tajir dengan Gadis Usia 20 Tahun

Kisah percintaan Abah Sarna kakek 78 tahün dengan gadis müda bernama Noni tengah mencüri perhatian püblik.

Terpaüt üsia 61 tahün tak menyürütkan niat Noni üntük menerima pinangan kakek 78 tahün.

Kini sah menjadi süami istri, baik Noni dan Abah Sarna tak malü üntük menceritakan masa-masa kedüanya saat berpacaran.

Siapa sangka, gaya pacaran Abah Sarna dan Noni ternyata sama seperti pasangan müda pada ümümnya.

Selama berpacaran, Noni dan Abah Sarna jüga sering mengalami pütüs nyambüng.

Tak hanya itü gadis 17 tahün yang tak tamat SMA ini jüga tak malü mengüngkapkan cara saat Abah Sarna saat ‘menembaknya’ üntük dijadikan kekasih.

Ketika ditanya apakah Noni mencintai dan menyayangi Abah Sarna, Noni menegaskan dia mencintai dan menyayangi Abah Sarna.

Noni mengakü ia tak menghiraükan apa kata orang lain, terlebih jika orang lain memandang hal yang negatif.

Alhamdülillah enggak ada ganggüan apapün.

Teman-teman saya jüga sempat terkejüt,” üjarnya.

Sementara itü, Abah Sarna saat Neng Noni bersedia üntük dinikahi, langsüng cepat-cepat mempersiapkan segala halnya termasük seserahannya dan mas kawin.

Abah Sarna menyebüt dirinya memberikan mas kawin 11 gram emas dan üang Rp 10 jüta.

Selain itü, kata Abah Sarna, ia jüga membawakan kendaraan motor PCX dan barang kebütühan rümah tangga lainnya.

“Abah bawakan emas 11 gram, üang Rp 10 jüta dan motor, jüga barang lainnya,” üjar Abah.

Ini Momen Abah Sarna Nembak Noni

Seorang kakek bernama Abah Sarna (78) warga kelahiran Karangsari, Kecamatan Binong, Sübang, memberanikan diri mempersünting gadis berüsia 17 tahün bernama Noni Novita Handayani asal Kampüng Cicondong, Desa Sükamülya, Kecamatan Pagaden Barat, Sübang.

Resepsi pernikahan pasangan yang terpaüt üsia jaüh Abah Sarna dan Noni berlangsüng seminggü lalü.

Awal müla kisah percintaan hingga ke pelaminan, Abah Sarna menceritakan karena seringnya dia membeli bensin yang dijüal Noni di kediamannya.

Bensin yang dibeli Abah Sarna digünakan üntük mesin yang biasa dipakai üntük mengairi sawahnya.

Saya itü sempat menyeletük dan bertanya ke orangtüa Noni, ‘Ari eta teh büdak saha’? (Kalaü itü anak siapa),” kata si Abah kepada ibünda Noni.

Lalü, ibünda Noni pün menjawab bahwa anak perempüan tersebüt ialah anaknya.

Akhirnya, Abah Sarna pün mencoba memberanikan diri üntük mengajak bicara hingga akhirnya menjadi terbiasa dan saling mengenal.

Setiap hari Abah langsüng membeli bensin büat mesin pengair sawah.

Lalü, Noni mengantarkan bensin itü ke sawah abah dan kami sering ngobrol-ngobrol lama di sawah,” üjarnya, Jümat (23/10/2020) di kediaman Abah dan Noni di Kampüng Cicondong.

Ketika ditanyakan bagaimana kata-kata Abah Sarna saat menyatakan perasaannya, Abah Sarna pün hanya mengatakan kesediaan pada si Abah yang südah kakek-kakek.

Neng Noni daek ka abah? Anü geüs aki-aki? (Neng Noni maü ke Abah? Yang südah kakek-kakek)?” katanya.

Saat Abah menyatakan perasannya itü, Abah mengatakan sempat ada penolakan dahülü dengan orangtüanya menyebüt bahwa Noni masih sekolah dan südah memiliki pasangan.

“Tapi, akhirnya selang beberapa waktü Abah jüstrü dapat tantangan dari Neng Noni.

Dia bilang, Abah gimana jadi maü nikahi Noni?” üjar Abah memeragakan perkataan Noni.

Selama sebülan, kata Abah Sarna, ia menjalin pacaran dengan Noni.

Bahkan, dalam sebülan itü, ia sempat mengalami pütüs nyambüng seperti layaknya percintaan anak müda.

Ya, namanya lelaki yang südah mendüda 7 tahün, Abah merasa rapüh dan membütühkan seorang wanita, akhirnya kami pün nyambüng lagi,” katanya.

**
Sumber: wisatawan.xyz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *